Kepada Aku di Masa Depan
hallo,
Selasa, 13 Maret 2018
Satu, dua, tiga. Setiap detik dan detak, Yang acak dan mungkin retak. Pernah, Searah dengan gairah, Ramah dan cerah. Hanya dulu, Dunia jauh dari abu, Dulu kayu, Mungkin bambu, Tapi dulu. Hari, Hati, Berlari dan menari, Pelangi? atau sudah mati?
Postingan Lebih Baru
Beranda
Langganan:
Postingan (Atom)